BatamPeristiwaZona Headline

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Sekuriti PT VME Batam Tewas dengan Tumpahan Darah

553
×

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Sekuriti PT VME Batam Tewas dengan Tumpahan Darah

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Polisi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Randi Kurniawan, seorang sekuriti di PT Viktor Mikhael Eco (VME) kawasan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.

Randi sebelumnya ditemukan tewas meringkuk dengan sejumlah tumpahan darah di dekatnya, Rabu (19/6/2024) pagi.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Lima orang saksi dimintai keterangan terkait hal ini, yakni sekuriti PT Taphong yang menemukannya, Kepala Safety Office, rekan sekuriti, dan Chief Sekuriti PT VME.

BACA JUGA:  Geger! Sesosok Mayat Pria Membusuk Tergantung di Hutan Pinggir Jalan Yos Sudarso Batam

Kapolsek Batuampar, Kompol Dwi Hatmoko Wiroseno mengatakan, Randi terakhir berada di pos dan melakukan tugas jaga sendirian.

“Ketika ditelpon Chief Sekuriti tidak diangkat. Namun oleh pihak karyawan PT Taphong mendengar suara hp tersebut dan dilaporkan oleh PT VME,” kata Dwi.

Penelusuran anggota Reskrim juga ditemukan darah di kamar mandi perusahaan. Randi diduga muntah darah sebelum ditemukan meninggal.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Bongkar Anomali Data Batam: Pekerja KTP Luar Domisili Tembus 199 Ribu

“Sempat muntah darah karena dari penelusuran anggota Reskim ditemukan darah di kamar mandi milik PT VME,” terang Kapolsek.

Ia mengatakan, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Rencananya keluarga akan membawa jasadnya ke Bengkulu untuk dimakamkan,” ucap Dwi.