Menurutnya kondisi saat ini adalah faktor alam. Perumda Natuna masih memanfaatkan air permukaan, yang mengandalkan curah hujan, sehingga stok persediaan air bersih pun juga terbatas.
Berbeda jika Perumda sudah melakukan pengolahan air baku. Pemerintah sebelumnya sudah merampungkan Bendungan di Desa Sebayar sebagai cadangan air baku untuk kebutuhan warga. Hanya saja belum dapat difungsikan.
“Kami harap pelanggan bersabar dan berdoa. Semoga diturunkan hujan. Karena beberapa kecamatan sudah mengalami terdampak kekeringan. Bahkan berpengaruh pada sektor pertanian dan peternakan,” ujar Zaharuddin.













