NatunaZona Headline

Waspada Penyakit Diare, Dampak Kekeringan Dirasakan Sejumlah Desa di Natuna

320
×

Waspada Penyakit Diare, Dampak Kekeringan Dirasakan Sejumlah Desa di Natuna

Share this article
Mobil Tangki Perumda Tirta Nusa Natuna menyalurkan air bersih ke sejumlah warga yang sumurnya mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Desa-desa di Natuna tidak semuanya terjangkau layanan sambungan pipa air bersih Perumda Natuna. (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Dampak musim kemarau dirasakan warga di sejumlah desa di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Sebut saja Bunguran Tengah, Bunguran Selatan dan beberapa desa di Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Seperti di Desa Kelanga, Bunguran Timur Laut, warga yang mengandalkan air sumur selama ini mulai kekeringan.

Dirut Perumda Tirta Nusa Natuna, Zaharudin mengatakan pihaknya diperintahkan bupati untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan tersebut.

BACA JUGA:  Ombudsman Kepri Sidak Kantor Camat Sagulung: Soroti Banjir, Krisis Pegawai, hingga Pungutan RT/RW

Hal ini untuk menghindari munculnya penyakit dampak dari kekeringan seperti diare.

“Khusus daerah terdampak ini setiap hari kami distribusikan air bersih ke rumah-rumah warga gunakan mobil tanki air, supaya kebutuhan memasak dan minum warga tetap bersih. Tapi untuk MCK kami anjurkan mencari alternatif lain,” ujarnya, Rabu (27/3/2024).

Dikatakan Zaharuddin, daerah-daerah terdampak tersebut sebagian memang tidak terlayani layanan sambungan pipa air bersih Perumda. Warga mayoritas masih menggunakan sumur.

BACA JUGA:  Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah dan Data AS Jadi Pemicu

“Jika kami sudah kewalahan, kemarau masih terus berkelanjutan. Kami akan meminta dinas pemadam kebakaran membantu distribusikan air bersih. Karena kami hanya mengoperasikan dua unit mobil tanki air,” sebut Zaharuddin.