harris
Batam

Warga Rempang Sentil Pemerintah: Jangan Hanya Hadir Saat Butuh Suara Pemilu

28
×

Warga Rempang Sentil Pemerintah: Jangan Hanya Hadir Saat Butuh Suara Pemilu

Share this article
Warga Pulau Rempang saat menyampaikan deklarasi video penuntutan keadilan dan jaminan rasa aman kepada pemerintah.
Warga Pulau Rempang saat menyampaikan deklarasi video penuntutan keadilan dan jaminan rasa aman kepada pemerintah.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Rempang — Sejumlah warga Pulau Rempang, khususnya kaum ibu, menyampaikan kritik menohok kepada pemerintah melalui sebuah deklarasi video pada Rabu (19/8/2026).

Mereka menyentil kehadiran negara yang dinilai kerap baru terasa saat masa kampanye politik, namun minim saat masyarakat membutuhkan keadilan dan perlindungan hukum.

Dalam video pernyataan sikap tersebut, warga secara tegas meminta pengambil kebijakan untuk mendengarkan kondisi riil yang sedang dihadapi masyarakat di lapangan, terutama menyusul dinamika dan peristiwa yang terjadi sejak pertengahan Agustus.

BACA JUGA:  HUT RI ke-81 di Rempang: Warga Pantai Melayu Pekikkan Merdeka dari Rasa Takut dan Penggusuran

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya hadir saat meminta suara kampanye pemilu. Masyarakat Rempang adalah rakyat Indonesia, kami berhak didengar,” bunyi seruan warga dalam rekaman video tersebut.

Meskipun menyampaikan kritik keras terhadap respons pemerintah, warga Pulau Rempang menegaskan bahwa pada dasarnya mereka mendukung agenda pembangunan yang berorientasi pada kemajuan masyarakat, salah satunya keberadaan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

BACA JUGA:  Sidak Proyek Drainase Batam, Wawako Li Claudia Sentil Galian "Tanpa Data" dan Minta BP Batam Tak Jalan Sendiri

Namun, dukungan tersebut dibarengi dengan tuntutan agar hak-hak dasar warga sebagai masyarakat negara tetap dihormati dan dilindungi secara berkeadilan.