Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno, mengatakan, tujuh remaja itu diamankan personel Polsek Tulungagung Kota, lalu dilimpahkan ke Polres.
Seluruh orang tua mereka juga dipanggil, agar turut mengakui perbuatan anaknya di luar rumah. Setelah didata dan dilakukan pembinaan, tujuh remaja ini dikembalikan ke orang tuanya.
“Mereka langsung dipulangkan. Tapi kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman,” jelas Iptu Mujiatno. Diberitakan seblumnya, dalam video yang beredar, terlihat dua remaja putri diduga mencekoki bocah laki-laki dengan miras yang ada dalam gelas kecil.
Kedua remaja tersebut ditanyai oleh warga sekitar, namun seorang remaja berdalih tidak menyuruh bocah itu minum. Ia mengaku sudah memberitahu bocah itu bahwa minuman tersebut teh. Namun ternyata minuman itu adalah minuman beralkohol.
“Terus terang, kulo mboten ngongkon ngombe. Nak kulo muni niki teh, tapi adik e langsung ngombe. (Terus terang, saya nggak nyuruh minum. Kalau saya bilang ini teh, tapi adiknya langsung minum),” ucap remaja kaos hitam tersebut.
Namun perekam video tak percaya dan bertanya langsung kepada korban. “Sampean dikongkon nggak dek? (Kamu disuruh minum nggak dek?)” tanya wanita perekam video.









