Gudangberita.co.id, Pelalawan – Kasus eksploitasi anak di bawah umur kembali mengguncang Provinsi Riau. Seorang ibu muda berinisial SM (31) di Kabupaten Pelalawan tega memaksa anak-anak kandung dan cucunya menjadi pengemis “manusia silver” di jalanan.
Tak hanya dieksploitasi secara ekonomi, para korban yang masih bocah tersebut kerap disiksa secara fisik apabila uang setoran hasil mengemis tidak mencapai target.
Kasus memilukan ini berhasil dibongkar oleh jajaran Polsek Pangkalan Kerinci setelah menerima laporan dari masyarakat yang curiga melihat keributan antar-bocah manusia silver di jalanan.

Pengungkapan kasus ini bermula pada Jumat sore, 12 Juni 2026. Polisi mendapatkan informasi dari warga mengenai adanya tiga anak pengamen manusia silver yang terlibat keributan di simpang lampu merah Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci (tepat di depan Ramayana).
Warga sekitar curiga karena salah satu anak perempuan menangis histeris saat ditarik-tarik oleh anak seusianya untuk dipaksa pulang. Tim Polsek Pangkalan Kerinci segera bergerak ke lokasi dan mengamankan ketiga anak tersebut ke kantor polisi.
Saat diperiksa, terungkap fakta psikologis yang menyayat hati. Bocah-bocah tersebut ternyata ketakutan untuk pulang ke rumah karena uang yang mereka kumpulkan belum memenuhi target yang dipatok oleh sang ibu.







