Rahman yang kalut sedang tak punya uang berniat menagih gaji Rp3 juta kepada Wiliam, bos PT Mega Trijaya.
Ia kemudian datang ke komplek ruko yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut dan menyasar kantor pemasaran.
“Tersangka sudah membawa parang yang diselipkan atau disembunyikan dalam payung,” kata Dwi.
Ia mencari Wiliam dan bertanya kepada korban dan seorang wanita yang diduga juga marketing Ruko Oryza Hill tersebut.
Wanita tersebut menyebut jika ingin bertemu Wiliam harus membuat janji terlebih dahulu.
Rahman dengan sedikit kesal pergi dan duduk di warung depan Ruko Oryza Hill sembari menunggu wanita tersebut pergi.
Setelah wanita itu pergi, tersangka kembali masuk ke kantor pemasaran dan menanyakan keberadaan Wiliam kepada korban Jimmy.
Namun lagi-lagi jawaban yang diterima sama. Tersangka pun langsung menebas kepala korban dengan parang.
Dalam keadaan terluka, korban berusaha melarikan diri dari Rahman yang tengah beringas. Rahman membabi buta mengayunkan parangnya ke Jimmy.
“Sudah direncanakan, dia berniat menghabisi nyawa siapapun yang ada di sana (kantor pemasaran),” ujar Dwi.
Usai membunuh korban, tersangka pun pergi dan meninggalkan lokasi tersebut. Dia langsung ke Polresta Barelang untuk menyerahkan diri.








