“Kami mengikuti alur peredaran dari penerima terakhir hingga ke hulu. Kerja sama dengan wilayah lain penting untuk memastikan apakah ini jaringan lokal atau lintas daerah,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan memeriksa keaslian uang dengan metode 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang.
“Kalau dari tips dasar, biasanya bisa dibedakan dari tekstur dan elemen pengaman seperti benang dan watermark,” jelas Kapolres.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk aktif melapor bila menemukan uang yang mencurigakan.
“Jangan ragu melapor. Semakin cepat kami mendapat laporan, semakin cepat pula penyelidikan kami bergerak,” tutup AKBP Pahala.













