“Kalau tabrakan tunggal, berkendara 3 orang dengan unit Honda Beat sekencang apa sih? Logikanya, korban ditabrak mobil dari plat sebelah kanan hingga hancur dan berakibat motor terlempar ke depan menghantam tiang,” ujar Ganang dalam kolom komentar. Ia juga menyarankan pihak kepolisian untuk menelusuri CCTV di jalur Barelang arah Tembesi guna mencari unit mobil yang memiliki lecet atau kerusakan di bagian depan kiri.
Polisi Tetap pada Kesimpulan Sementara
Menanggapi keraguan publik, Kanit Gakkum Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean, menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih berpegang pada laporan awal.
“Kalau dari laporan sementara ini kecelakaan tunggal. Nanti saya cek lagi hasil olah TKP,” ucapnya saat dihubungi Gudangberita, Rabu (8/4/2026) malam.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menjelaskan kronologi awal bahwa motor yang dikendarai remaja berinisial SA melaju dari arah Batam menuju Barelang. Setibanya di turunan Bukit Bismillah, motor diduga mengalami selip, lepas kendali, kemudian menabrak tiang lampu jalan dan masuk ke parit.
Di sisi lain, faktor kelalaian juga menjadi sorotan. Otto Sinaga, seorang netizen lainnya, berpendapat bahwa jika benar ini kecelakaan tunggal, maka kecepatan motor dipastikan jauh di atas rata-rata.













