“Banyak program-program yang sudah dikerjakan oleh Bapak Presiden untuk mengembangkan daerah perbatasan,” kata Tito.
Dia menegaskan Natuna merupakan salah satu daerah penting, khususnya dalam arus lalu lintas laut. Indonesia, kata dia, memiliki enam choke point salah satunya Selat Malaka yang dekat dengan Natuna.
“Inilah jalur yang sangat penting dan secara geopolitik juga sangat penting untuk lingkup nasional, regional, bahkan internasional,” ungkap Tito.
Dia menegaskan dukungan terhadap pembangunan di Natuna harus terus ditingkatkan, termasuk dalam aspek ekonomi. Sebab, berkembangnya ekonomi di Natuna bakal memperkuat sistem pertahanan di daerah perbatasan Indonesia, sekaligus untuk pemerataan pembangunan secara adil di seluruh Indonesia.
Dia menjelaskan Natuna menjadi salah satu daerah perbatasan yang pembangunannya diprioritaskan.
“Karena sekali lagi geopolitiknya sangat tinggi, geostrategisnya sangat tinggi, dan geodefensenya sangat tinggi sekali ya, karena berdekatan dengan negara-negara tetangga, bahkan ada daerah yang berkonflik,” terang Tito.
Dia memaparkan telah banyak upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, dan daerah sekitarnya dalam membangun Natuna.













