Mahalnya akses udara ke Natuna terbukti membawa dampak domino yang merugikan. Cen Sui Lan menjelaskan bahwa tingginya biaya tiket pesawat berbanding lurus dengan melonjaknya biaya distribusi barang dan jasa.
Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa solusi konkret, pertumbuhan ekonomi di wilayah strategis nasional ini terancam stagnan.
Sektor pariwisata dan arus investasi yang sedang digenjot pemerintah daerah pun ikut tersendat akibat kendala ongkos transportasi.
BACA JUGA: Perjalanan Kasus Dhonnie Sartika: Dari Atas Kapal Sabuk Nusantara Kini Hadapi Sidang Ke-5
Pemkab Natuna berharap Kemenhub RI segera menindaklanjuti hasil audiensi ini dalam penyusunan kebijakan transportasi udara nasional, khususnya untuk menjamin keadilan aksesibilitas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).













