Di samping mematangkan rencana evakuasi sang predator, Li Claudia juga memanfaatkan momen sidak ini untuk memantau kondisi kebersihan lingkungan serta tata kelola sampah di Perumahan Anugerah Renggali.
Ia mengingatkan bahwa kondisi parit yang dipenuhi sampah atau sisa limbah domestik tertentu berpotensi mengundang ketertarikan satwa liar untuk mendekati area hunian.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menggalakkan budaya bersih lingkungan demi menciptakan kawasan tempat tinggal yang sehat, nyaman, dan tentunya aman dari ancaman eksternal.
“Pemerintah Kota Batam saat ini terus melakukan penataan dan pembenahan di berbagai sektor. Secara bertahap, kita menata Batam agar semakin bersih, nyaman, dan aman bagi seluruh masyarakat,” lanjutnya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Wakil Wali Kota Batam mengimbau keras warga perumahan untuk tetap waspada, membatasi aktivitas di dekat saluran air, serta melarang anak-anak mendekati lokasi kejadian sampai tim ahli berhasil mengevakuasi buaya raksasa tersebut ke Pulau Bulan.













