Dikatakan Rudi, aki PLTS yang dicuri kawanan tersebut adalah hasil barang milik negara beberapa tahun lalu untuk masyarakat di pulau Seluan yang membutuhkan penerangan listrik. Meskipun sekarang listrik PLN sudah dilayani listrik 24 jam.
“Tapi PLTS Selaun ini masih bisa difungsikan. Setelah kami cek di TKP, total keseluruhan 57 aki, hilang 29 aki. Terbukti dicuri ada 21 aki. Sisanya masih dilakukan penyelidikan,” jelas Rudi.













