Internasional

Sumber Kekayaan Nabi Sulaiman Ditemukan di Israel, Bukan Emas!

454
×

Sumber Kekayaan Nabi Sulaiman Ditemukan di Israel, Bukan Emas!

Share this article
Foto: Archytele
banner 468x60

Tambang tersebut tidak mengandung emas atau perak, melainkan bijih tembaga. Sejumlah bukti tersebar di seluruh lokasi yang menunjukkan keberadaan produksi tembaga secara massal di masa lalu.

“Semua bahan ampas bijih hitam yang ditemukan merupakan limbah dari tungku. Ini adalah bukti yang sangat penting untuk produksi tembaga kuno di Timna,” katanya.

BACA JUGA:  Akhiri Perang! AS dan Iran Resmi Tanda Tangani Perjanjian Damai di KTT G7

Tembaga menjadi komoditas umum di zaman kuno karena merupakan salah satu logam yang paling dicari di Bumi. Pada zaman itu, tembaga justru menjadi logam yang paling berharga secara ekonomi.

“Tembaga, pada waktu tertentu dalam sejarah, adalah sumber daya ekonomi yang paling penting dan menjadi industri yang paling menguntungkan,” kata Prof Ben-Yosef.

BACA JUGA:  Bayi Palestina 7 Bulan Tewas Ditembak Tentara Israel di Dalam Mobil Keluarga

Dr Mohammad Najjar, dari Friends of Archaeology of Jordan, menjelaskan bahwa status logam tembaga saat itu mirip dengan minyak Bumi saat ini. “Mirip seperti sekarang di mana manusia tidak bisa melakukan apa-apa tanpa minyak Bumi. Manusia zaman itu pun tak bisa melakukan apa-apa tanpa tembaga,” ujarnya.

Tembaga menjadi titik balik radikal dalam sejarah manusia. Untuk pertama kalinya, orang mengekstrak logam dari batu dan mengubahnya menjadi alat dan senjata.

BACA JUGA:  Akhiri Perang! AS dan Iran Resmi Tanda Tangani Perjanjian Damai di KTT G7

Dr Najjar menggambarkan momen itu sebagai ‘lompatan kuantum’ ketika manusia mulai memproduksi bahan mereka sendiri. Melalui proses peleburan, tembaga dipisahkan dari bijih alam di dalam batuan.