Jika praktik “main mata” di sektor lahan masih terjadi, maka skor 94,21 persen hanya akan menjadi angka mati yang gagal memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
Kini, bola panas ada di tangan duet Amsakar-Li Claudia: apakah mereka berani menyapu bersih “mafia” di sektor-sektor strategis, atau hanya puas dengan peringkat belasan di dasbor pemantauan KPK?













