BatamZona Headline

Skenario Pembunuhan Sadis Wanita PNS di Batam, Ditemukan Gosong di Kamar

1096
×

Skenario Pembunuhan Sadis Wanita PNS di Batam, Ditemukan Gosong di Kamar

Share this article
Ilustrasi.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Jasad TRH (60) seorang wanita yang merupakan dosen dan PNS di Batam ditemukan gosong di kamar, Sabtu (11/11/2023).

Diduga ia dianiaya secara sadis di rumahnya Perumahan Mukakuning Indah 1, Blok AD nomor 4, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam. Kejadian diperkirakan pada Jumat (10/11/2023) malam.

Parahnya lagi, tampak skenario pembunuhan yang mengerikan dan sadis dari situasi TKP di kamar korban.

Berikut sejumlah fakta yang dihimpun petugas kepolisian:

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono menuduga jika TRH dianiaya. “Masih kami selidiki. Diduga dianiaya sebelum dibunuh,” ucapnya.

BACA JUGA:  Duduk Bareng Ustaz Das’ad Latif, Wali Kota Amsakar: Siapa pun yang Cari Makan di Sini Adalah Orang Batam

Jasadnya dievakuasi Tim Inafis Polresta Barelang ke RS Bhayangkara.

  • TKP merupakan ruang kamar tidur yang berada di lantai 1.
  • Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekira pkl. 00.30 WIB dini hari.
  • Dari keterangan warga, TRH terakhir terlihat beraktivitas pada Jumat 3 November 2023 petang.
  • Ia terakhir tinggal bersama suami. Dikabarkan suaminya berangkat ke jakarta untuk urusan kerja.
  • Kondisi jasadnya 90% hangus terbakar, telungkup diatas dipan tempat tidur, sementara kasur/tempat tidur berada di sebelah kanan tubuh korban dengan posisi berdiri tersandar pada dinding kamar rumah.
  • Jasadnya mengenakan pakaian daster lengan panjang berwarna merah, celana dalam berwarna abu-abu gelap.
  • Kepalanya terbungkus menggunakan bungkusan plastik sampah berwarna hitam, serta ada lumuran darah di dalam kantong plastik tersebut.
  • Didapati sebuah HP Android berwarna hitam yang sudah hangus terbakar di atas bantal yang terdapat pada punggung belakang tubuh korban. (Diduga HP Itu miliknya)
  • Tubuhnya ditimpa dua bantal tidur dan satu bantal guling.
  • Ditemukan 7 buah tabung gas LPG 3 Kg yang mengelilingi tubuh korban di dalam kamar tersebut.
  • Terdapat 8 botol yang sudah hangus terbakar mengelilingi korban, diduga berisikan cairan bahan bakar minyak jenis pertalite di dalam kamar tersebut.
  • Didapati kain serta pakaian dan kayu kering yang dirangkai sekitar 5 meter agar saling terhubung hingga ke posisi korban berada dengan ditimpakan oleh tujuh buah botol yang belum terbakar diduga berisikan cairan bahan bakar minyak jenis pertalite.
  • Diduga kuat korban meninggal dengan cara dianiaya terlebih dahulu lalu kemudian dibakar.
  • Polisi mengevakuasi korban untuk dilakukan visum et repertum dan autopsi di RS Bhayangkara Polda Kepri.