Sambil menunggu pembangunan TPS baru di kawasan Tegul Laksamana atau sekitar Pasar Rakyat yang baru, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat dapat menjadi kunci menjaga kebersihan lingkungan.
Pengelolaan sampah berbasis masyarakat juga diperkuat melalui pembinaan bank sampah yang saat ini aktif di Penagi, Kecamatan Bunguran Timur, serta di Kecamatan Pulau Tiga.
Bank sampah tersebut mengelola sampah menjadi produk bernilai ekonomi seperti ekobrik dan diharapkan dapat tumbuh di setiap kelurahan dan desa di Kabupaten Natuna.
Selain itu, DLH Natuna juga mendorong pengembangan ekoenzim melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari edukasi lingkungan sejak dini.
Sebagai bentuk penguatan infrastruktur, Pemkab Natuna telah membangun Rumah Kompos di Ranai Darat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 yang dilengkapi alat pencacah dan pengayak kompos.
Fasilitas ini dikelola kelompok masyarakat dan diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah organik sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi.
Tak hanya itu, TPS 3R juga telah dibangun di Puak, Kecamatan Bunguran Timur, melalui DAK Tahun 2025. Dengan keberadaan TPS 3R, hanya sampah residu yang akan dibuang ke TPA Sebayar.







