Ditambahkan calon gubernur yang berpasangan dengan Bupati Karimun Aunur Rafiq itu, kontrak pembangunannya telah dia tandatangani, tanpa menggunakan uang APBD maupun APBN. Tinggal kontrak pekerjaannya harus diawasi oleh Kepala BP Batam yang baru.
Sementara, perluasan dan modernisasi pelabuhan Batuampar akan memangkas waktu antre bongkar-muat barang (dwelling time). Dengan demikian, bisa menekan biaya (cost) yang pada akhirnya akan menekan harga barang hingga ke konsumen.
Begitu pula pelabuhan internasional Batamcenter, akan dibangun baru dan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan modern (mall). Ini akan sama konsepnya seperti Vivo City di Singapura. Tidak itu saja, imigrasi akan dilengkapi dengan auto gate seperti di Terminal II Hang Nadim.
Yang tak kalah menarik, Rudi juga menceritakan sebuah perkembangan baru hasil pembicaraan pihaknya dengan Malaysia, khususnya Johor. Nanti kendaraan dari Malaysia akan diizinkan mengaspal di Batam, begitu pula sebaliknya. Kedua kawasan akan dihubungkan dengan kapal roro.
Dalam pada itu, juru bicara Tim Pemenangan Rudi-Rafiq, Candra Ibrahim menambahkan, beberapa proyek strategis, termasuk jalan baru Trans Barelang besutan HMR yang akan dibangun dari jembatan I hingga titik nol itu, belum akan terealisasi pada saat HMR memimpin BP Batam.













