BatamPeristiwaZona Headline

Reklame Warung Taburai Milik Praz Teguh di Batam Terbakar Saat Ditertibkan Pemko: Buka Undian iPhone 16 Jika Kejadian Disengaja

249
×

Reklame Warung Taburai Milik Praz Teguh di Batam Terbakar Saat Ditertibkan Pemko: Buka Undian iPhone 16 Jika Kejadian Disengaja

Share this article
Papan reklame Warung Taburai terbakar, Sabtu (28/6/2025).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kejadian tak terduga terjadi di Jl. Raja H. Fisabilillah, Batam Centre, Sabtu (28/6/2025), saat baliho raksasa milik Warung Taburai, restoran milik komedian nasional Praz Teguh terbakar di tengah proses penertiban reklame oleh Pemerintah Kota Batam.

Api membakar wajah Praz Teguh yang terpampang besar di papan reklame pinggir jalan, tepat di depan Warung Taburai cabang Batam yang berlokasi di Ruko Mahkota Raya Blok F No. 8–9, Batam Centre. Kobaran api sempat menyita perhatian pengendara dan warga sekitar.

BACA JUGA:  Peluk Terakhir di Coastal Area: Lili Pergi Selamanya, Tinggalkan Dua Buah Hati yang Masih Kecil

Melalui akun Instagram resminya, @warungtaburai.batam, pihak manajemen mengonfirmasi insiden tersebut. “Papan reklame Taburai terbakar. Dari sumber, kebetulan ada penertiban mendadak dari Pemko Batam. Terjadi karena percikan api dari pemotongan besi pada papan reklame tersebut. Tidak ada korban jiwa,” tulis admin dalam unggahan Instagram.

@warungtaburai.batam

Namun yang membuat warganet ramai bukan hanya insiden terbakar itu, melainkan kalimat menggoda di slide terakhir: “Kalau ini sengaja, ada undian iPhone 16!” menimbulkan spekulasi apakah insiden ini sengaja dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi promosi kreatif khas Warung Taburai.

BACA JUGA:  Sisi Gelap di Balik Pembunuhan Anambas: Hubungan Terlarang dan Dugaan Penyimpangan Seksual Berujung Maut
@warungtaburai.batam

Insiden kebakaran ini terjadi di tengah gencarnya operasi penertiban reklame liar oleh Pemko Batam. Berdasarkan laporan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, hingga 21 Juni 2025, sebanyak 519 titik reklame dibongkar secara mandiri oleh para pemilik, menyusul temuan 681 titik reklame tak berizin hasil audit BPK.