“Iya, menggunakan kewenangannya untuk minta duit,” ungkap seorang jaksa di internal Kejaksaan Agung yang mengetahui langsung proses pengamanan Amriyata, Sabtu (6/6/2026).
Sumber lain di Korps Adhyaksa membeberkan bahwa Amriyata sudah diamankan oleh tim intelijen sejak dua hari lalu. Langkah senyap Jamintel ini membuktikan adanya indikasi kuat bahwa penyalahgunaan jabatan tersebut sudah berada di tahap yang merusak marwah institusi.
Publik Pertanyakan Nasib Proyek Daerah di Kabupaten Lingga
Mencuatnya modus “uang pengamanan proyek secara tunai” ini sontak memicu tanda tanya besar dari masyarakat dan pengamat di Kabupaten Lingga. Mengingat Amriyata baru beberapa bulan pindah tugas, rekam jejak pengawasan proyek strategis daerah yang dilakukannya selama memimpin Kejari Lingga kini menjadi bola liar yang patut dipertanyakan.
Sebab, jika pola kotor ini diduga sudah menjadi kebiasaannya, tidak menutup kemungkinan bayang-bayang praktik serupa pernah terjadi saat dirinya mengawasi jalannya pembangunan infrastruktur dan proyek dinas di jajaran Pemkab Lingga.
Kasus ini memicu ironi yang teramat besar. Aparat adhyaksa yang diamanahkan untuk mengawal uang negara agar proyek daerah bebas dari korupsi, justru diduga menjadi aktor utama yang meminta jatah dari proyek yang diawasinya sendiri.







