Terkat latihan fisik sebulan terakhir ini dikatakannya, karena anak-anak marching band ini dituntut jadi diri sendiri. Dalam pertandingan itu fisik akan menentukan, baik cara berjalan dan mengatur nafas bermain alat sendiri.
“Untuk tingkat kota ini sebenarnya belum capai target, tapi mudah-mudahan lebih baik kedepan. Ini semua tak lepas berkat perjuangan anak-anak. Saya sebagai pembina MB Sampena Bahana Gemilang juga bersama kita kerja keras dan tak lepas peran guru-guru di Ibnu Sina,” ungkapnya.
Antusias para orangtua murdi pun diakuinya luar biasa dalam mendukung kegiatan marching band.
“Mereka tentu butuh izin dari orangtua dengan latihan ini yang tidak bisa dipastikan, bisa siang bisa malam dan pagi. Dukungan orangtua mereka sangat penting,” ujarnya.
Sunardi pun membidik event selanjutnya pada tahun depan. “Mudah-mudahan lebih baik di event-event selanjutnya. Bulan 7 (2024) sesuai arahan ketua, kita akan tampil kembali dengan konsep baru,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPS 02 Ibnu Sina – Kabil, Marlianis ikut bangga atas raihan juara 3 ini.
“Ini merupakan kerja keras anak-anak yang selama dua bulan terakhir bekerja keras dan berlatih dengan keta,t” ucapnya.
Lomba ini menurutnya juga untuk melatih mental para siswa di sekolahnya yang tergabung dalam marching band.













