BatamZona Headline

Proyek Penimbunan DAS Baloi Batam Bikin Bingung: Taman Mewah, Sungai Hilang

1170
×

Proyek Penimbunan DAS Baloi Batam Bikin Bingung: Taman Mewah, Sungai Hilang

Share this article

Penataan DAS Baloi yang menyempit dengan dibangun taman dipertanyakan kajian teknis dan urgensinya di tengah fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi yang harusnya dinormalisasi yakni dikeruk kembali dan dilebarkan seperti semula, usai ditimbun dengan material proyek apartemen milik PKP.

Penampakan desain penataan DAS Baloi dengan dibangun taman. Warga bertanya untuk kepentingan siapa? (Foto: ist)
banner 468x60

Yusril menambahkan bahwa kawasan hulu Sungai Baloi—seperti Bukit Vista dan Baloi Kolam—sudah kehilangan banyak hutan lindung, digantikan oleh bangunan tinggi. Kondisi ini memperparah aliran air yang kini hanya bisa mengalir ke badan sungai yang menyempit. Dampak dari penyempitan DAS Baloi di area ini, disinyalir bakal berdampak dengan daerah lain.

Sungai ini memiliki panjang 6,51 kilometer dan termasuk dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Sukajadi. Sebelumnya penimbunan Sungai Baloi dilakukan dengan material tanah bercampur sisa bangunan Baloi Apartment milik PKP. 

BACA JUGA:  Menanti Sikap Pemerintah: Puing Roket China yang Mengapung di Anambas adalah Ancaman Nyata Kedaulatan

“Kajian ilmiahnya dimana? Sementara di hulu atas sana bukit vista sudah gundul. baloi kolam hutan lindungnya sudah tidak ada. bangunan tinggi menjulang. Kini air buangan bertambah melalui sungai baloi. kalau tidak dilakukan normalisasi dengan melebarkan sungai baloi apa jadinya?” herannya