BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Praktik Perahu Remote Berujung Petaka, Mahasiswa Poltek Batam Hilang di Waduk Greenland

446
×

Praktik Perahu Remote Berujung Petaka, Mahasiswa Poltek Batam Hilang di Waduk Greenland

Share this article
Tim SAR melakukan pencarian hingga Pukul 23.00 WIB namun hasilnya nihil. (Foto: GudangBerita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Tak ada yang mengira, praktik perahu remote para mahasiswa Politeknik Batam di Waduk Greenland, Batam Center berbuah petaka. M Tsaqif Nofriza (20) hilang saat mengambil perahu remotenya yang terbalik, Senin (25/9/2023) sore.

Kejadian bermula saat sejumlah mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Poltek Batam tersebut melakukan rutinitas ujicoba perahu remote buatan mereka.

Cece, pemilik rumah makan AsamPedas Pinggir Danau mengaku kaget dengan kejadian itu. Ia menuturkan para mahasiswa itu sering nongkrong di tempat usaha rumah makannya.

BACA JUGA:  Misteri Bola Api di Langit Natuna Terjawab? Puing Diduga Roket China Ditemukan di Perairan Anambas

“Mereka sering tiap habis main itu duduk disini. Tadi pagi saya juga sempat ngobrol. Bahkan sempat bercanda, lihat perahu buatan mereka yang unik. Tadi sempat saya candain kok ada pisau di baling-baling kapal remote itu,” cerita Cece.

Kronologi

Saat itu menurut Cece, Tsaqif yang sedang mengendalikan perahu remote tersentak karena perahunya itu terbalik.

BACA JUGA:  Tragedi di Pantai Pelawan: Niat Selamatkan Anak yang Terseret Arus, Sang Ayah Justru Tewas Tenggelam

“Tiba-tiba ia lompat ke dalam air ingin ngambil perahu remote nya itu. Padahal dosennya udah bilang pakai pelampung dulu. Tapi kayaknya dia langsung loncat,” cerita Cece.

“Duh, saya gimana ya lihatnya. Kadang anak-anak ini biasalah mampir di tempat saya. Ada temannya juga yang berusaha menolong, juga kesusahan hingga satu pingsan, akhirnya dibantu temannya satu lagi. Dosennya juga ikut terjun mencoba menyelamatkan dia, udah dapat tadi sebenarnya cuma karena lumpur tebal di dasar waduk ini. Dosennya aja tadi sekujur tubuh habis berlumuran lumpur,” cerita Cece.