“Saat kontraktor terus melakukan pembangunan, oknum Yang bernama Marlon Hasibuan memaksa operator beko untuk stop dan menyuruh pulang, dan hendak memukul salah satu pihak kontraktor dan berlari meloncat kedalam gubuk,” terangnya lagi.
Diakui Lukman, niat dan tindakan oknum itu akan mengeroyok salah seorang pihak kontraktor, dan karena tim pekerja lainnya melihat perilaku dan tindakan pria bernama Marlon Hasibuan tersebut.
“Mereka berlari dari kejauhan ke dalam gubuk melerai dan melarang Marlon Hasibuan melakukan perbuatan tidak terpuji dan perbuatan pidana tersebut. Dan video yang beredar telah dipotong dan diedit seolah olah pihak kontraktor yang mengeroyoknya,” terang Lukman.
Menurutnya Marlon Hasibuan yang justru melakukan pengeroyokan dengan meloncat mau memukul pihak kontraktor.
“Ini terjadi akibat tidak dipenuhinya uang preman yang diminta beliau beberapa hari sebelumnya. Sehingga oknum tersebut sangat marah karena kontraktor terus mengerjakannya tanpa memberikan atau memenuhi permintaan uang yang diminta tersebut,” tuturnya.
Beberapa waktu lalu, warga Perumahan Rexvin meminta kebijaksanaan dari sejumlah pihak, baik itu aparat kepolisian, pemerintah, developer dan juga PT TBG.













