Potensi PAD Bervariasi Sesuai Lokasi dan Pengunjung
Dari data sebelumnya, potensi PAD yang diperoleh dari kegiatan serupa sangat bervariasi. Misalnya:
Pasar malam di Daik Lingga menyumbang sekitar Rp 4 juta dalam 2 minggu.
Sementara di Desa Lanjut, meskipun berlangsung selama satu bulan, hanya menghasilkan sekitar Rp 2 juta karena rendahnya tingkat kunjungan dan transaksi permainan.
Setor Setelah Acara Berakhir
Bapenda Lingga menerapkan sistem pelaporan dan penyetoran pajak setelah pasar malam selesai digelar, guna memastikan akurasi data dari penyelenggara.
Langkah ini juga bagian dari strategi Bapenda Lingga untuk mengoptimalkan penerimaan pajak sektor hiburan, yang selama ini seringkali tidak terpantau secara maksimal, terutama dari kegiatan musiman seperti pasar malam keliling.
“Ini bagian dari optimalisasi potensi pajak sektor hiburan. Kegiatan seperti ini sering berpindah-pindah, dan kami ingin pastikan kontribusinya terhadap PAD tetap masuk,” kata Wahyudi.













