Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • PIALA DUNIA 2026
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Misteri di Balik Tali Kabel: Apa yang Membuat Remaja 15 Tahun di Karimun Memilih Jalan Pintas? Misteri di Balik Tali Kabel: Apa yang Membuat Remaja 15 Tahun di Karimun Memilih Jalan Pintas?
Remaja 15 Tahun di Karimun Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Listrik di Rumah Kosong Remaja 15 Tahun di Karimun Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Listrik di Rumah Kosong
Sederet Janji dan Masalah Klasik yang Menanti Wagub Kepri dan Bupati Natuna di Pasar Ranai Sederet Janji dan Masalah Klasik yang Menanti Wagub Kepri dan Bupati Natuna di Pasar Ranai
Portugal Hancurkan Kutukan 60 Tahun di Piala Dunia 2026, Spanyol Menanti di 16 Besar Portugal Hancurkan Kutukan 60 Tahun di Piala Dunia 2026, Spanyol Menanti di 16 Besar
Perhelatan Kenduri Seni Melayu Batam: Lebih dari Sekedar Pesta Rakyat Perhelatan Kenduri Seni Melayu Batam: Lebih dari Sekedar Pesta Rakyat

Berita Terkini

Keterlaluan! Maling Prank Imam Masjid, Gondol Uang Kotak Infak untuk Palestina

Keterlaluan! Maling Prank Imam Masjid, Gondol Uang Kotak Infak untuk Palestina

Karimun22/11/202322/11/2023
Redaksi
Hasil Hubungan Luar Nikah, Karyawan Pabrik Simpan Bayinya di Dalam Ransel

Hasil Hubungan Luar Nikah, Karyawan Pabrik Simpan Bayinya di Dalam Ransel

Batam22/11/202322/11/2023
Dinda Sary
Ombudsman: Layanan Publik di Natuna Jangan Cuma Standar Saja, Tapi Harus Prima

Ombudsman: Layanan Publik di Natuna Jangan Cuma Standar Saja, Tapi Harus Prima

Layanan Publik22/11/202322/11/2023
Redaksi

Gudangberita.co.id

Video Mesum Karyawan Pabrik Bikin Heboh Kawasan Batamindo

Video Mesum Karyawan Pabrik Bikin Heboh Kawasan Batamindo

Batam22/11/202322/11/2023
Redaksi
Cen Sui Lan Upayakan Dukungan Pusat untuk Penyulingan Air Laut di Kepri

Cen Sui Lan Upayakan Dukungan Pusat untuk Penyulingan Air Laut di Kepri

Kepri21/11/202321/11/2023
Redaksi
Bocah 7 Tahun di Nongsa Batam Jadi Mangsa Bapak-bapak Cabul, Tetangganya

Bocah 7 Tahun di Nongsa Batam Jadi Mangsa Bapak-bapak Cabul, Tetangganya

Batam21/11/202321/11/2023
Redaksi
Bill Gates Pernah Lepas Nyamuk Jadi-jadian Wolbachia di Jogja

Bill Gates Pernah Lepas Nyamuk Jadi-jadian Wolbachia di Jogja

Kesehatan21/11/202321/11/2023
Redaksi
Prediksi Filipina Vs Indonesia: Garuda Favorit Menang Atas The Azkals

Prediksi Filipina Vs Indonesia: Garuda Favorit Menang Atas The Azkals

Sepakbola21/11/202321/11/2023
Redaksi
Polisi Telusuri Aset Ghisca Tersangka Penipuan Tiket Coldplay Rp 5,1 M

Polisi Telusuri Aset Ghisca Tersangka Penipuan Tiket Coldplay Rp 5,1 M

Hukum21/11/202321/11/2023
Redaksi
Bayi Prematur Meninggal, Seharusnya di Incubator Malah Dibikin Konten oleh Klinik

Bayi Prematur Meninggal, Seharusnya di Incubator Malah Dibikin Konten oleh Klinik

Hukum21/11/202321/11/2023
Redaksi

Posts pagination

« Back 1 … 448 449 450 … 569 Next »

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Identitas Jenazah di Perairan Pian Padang Terungkap: Korban Adalah Arip, ABK KM Ocean Three
    29/06/202629/06/2026 346
  • 2
    Muda dan Progresif, Lawyer Sartika Lia Apriana Resmi Pimpin Wantan HKTI Lingga
    29/06/202629/06/2026 260
  • 3
    Curi Emas di Pesta Pernikahan Anambas, Pemuda 22 Tahun Gasak Rp70 Juta
    02/07/202602/07/2026 177
  • 4
    Viral Aniaya Caddy Golf di Tangerang karena Cemburu, Pria Berinisial FP Resmi Jadi Tersangka!
    27/06/202627/06/2026 176
  • 5
    Polisi Selidiki Motif Karyawan PT Simatelex yang Ditemukan Tewas Tergantung di Sagulung Batam
    03/07/202603/07/2026 171
  • 6
    Cerita Darwin yang Selamat Saat Pohon Besar Menghantam Rumahnya
    30/06/202630/06/2026 149
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Momen inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wak Momen inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, bersama Bupati Natuna, Cen Sui Lan, di Pasar Rakyat Ranai tampaknya tidak berjalan sesuai skenario seremonial biasa. Alih-alih hanya fokus pada pengecekan stabilitas harga pangan dan kendali inflasi, kedua pemimpin daerah ini justru langsung kena spill masalah internal pasar oleh para pedagang yang menolak tinggal diam. Ruang dialog yang awalnya dirancang formal seketika berubah menjadi sesi curhat massal yang blak-blakan terkait fasilitas publik di pusat perdagangan utama Natuna tersebut.

Para pedagang secara berani memanfaatkan momentum langka ini untuk menyuarakan jeritan hati mereka terkait infrastruktur dasar yang dinilai sudah "agak laen" karena terbengkalai. Keluhan utama yang paling disorot adalah pasokan air bersih yang sering seret, ditambah lagi dengan kondisi saluran pembuangan air (drainase) yang mampet hingga memicu bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan. Masalah sanitasi yang krusial ini dinilai kontras dengan status pasar pusat kota, membuat aksi borong belanjaan yang dilakukan Wagub Kepri terasa seperti penawar sementara di atas tumpukan masalah klasik yang tak kunjung usai.

Menanggapi situasi yang mulai memanas, Bupati Natuna Cen Sui Lan mencoba menenangkan suasana dengan melemparkan janji akbar berupa rencana pemindahan pedagang ke pasar baru pada tahun depan, lengkap dengan fasilitas cold storage. Namun, di era digital di mana netizen dan warga makin kritis, janji "tahun depan" ini jelas menjadi pertaruhan kredibilitas yang besar bagi Pemkab Natuna. Kini, publik tinggal memantau apakah curhatan soal air seret dan drainase mampet ini akan langsung dieksekusi secara riil, atau justru komitmen pembangunan tersebut hanya berakhir sebagai gimmick politik musiman yang menguap setelah rombongan pejabat pulang.

#natuna #natunakepri #ranainatuna #ranai
Sore hari di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Ka Sore hari di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun yang semula tenang mendadak berubah mencekam pada Jumat, 3 Juli 2026. Sekira pukul 17.17 WIB, keheningan warga di kawasan Bati pecah ketika seorang saksi mata tanpa sengaja melihat pemandangan mengerikan di area belakang sebuah rumah kosong. Sesosok anak di bawah umur berinisial RR (15) ditemukan dalam posisi mengenaskan, terbujur kaku dengan leher terlilit tali kabel listrik.

Penemuan jasad remaja belia tersebut langsung memicu kepanikan dan menggegerkan masyarakat sekitar. Saksi yang terkejut bergegas melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan secara kilat ke pihak kepolisian. Tidak butuh waktu lama bagi aparat untuk merespons; sekira pukul 17.30 WIB, Unit Inafis Polres Karimun bersama personel Polsek Tebing tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian dan mengevakuasi jenazah korban menuju rumah sakit.

Kanit Reskrim Polsek Tebing, Ipda Om Kennedy, membenarkan adanya peristiwa tragis yang menimpa anak di bawah umur tersebut. Hingga saat ini, kepergian RR yang begitu cepat dan dramatis masih menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pihak kepolisian pun masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif dan penyebab pasti di balik keputusan memilukan remaja 15 tahun tersebut untuk mengakhiri hidupnya.

#karimun #balaikarimun #pamak #tebing #psikolog
Sore hari di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Ka Sore hari di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun yang semula berjalan biasa, mendadak berubah menjadi panggung tragedi pada Jumat, 3 Juli 2026. Sekira pukul 17.17 WIB, kesunyian di balik sebuah rumah warga yang kosong di kawasan Bati pecah oleh sebuah penemuan memilukan. Seorang remaja di bawah umur berinisial RR, yang baru menginjak usia 15 tahun, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, tergantung kaku pada seutas tali kabel listrik.

Kepergian RR yang begitu mendadak memicu duka mendalam sekaligus tanda tanya besar bagi warga sekitar. Di balik dinding-dinding sepi rumah kosong yang menjadi saksi bisu akhir hidupnya, tersimpan sebuah misteri tentang beban emosional atau jeritan hati yang mungkin selama ini ia sembunyikan rapat-rapat dari dunia luar. Proses evakuasi berlangsung cepat ketika Unit Inafis Polres Karimun tiba di lokasi pada pukul 17.30 WIB untuk langsung melarikan jenazah korban ke rumah sakit setelah mendapat laporan dari pengurus RT setempat.

Kanit Reskrim Polsek Tebing, Ipda Om Kennedy, membenarkan insiden tragis yang menggegerkan masyarakat Karimun ini. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan petunjuk dan menggali keterangan dari orang-orang terdekat korban. Langkah sunyi yang diambil oleh RR di usia yang masih sangat belia ini menjadi pengingat kelam tentang pentingnya kepekaan terhadap kondisi mental anak-anak di sekitar kita, yang kerap kali memilih memendam kehancurannya sendiri hingga terlambat untuk diselamatkan.

#karimun #balaikarimun #pamak #tebing #psikolog
Malam itu, Senin dini hari, 15 Desember 2025, dind Malam itu, Senin dini hari, 15 Desember 2025, dinding sebuah kamar kos di Kompleks Dian Centre, Lubuk Baja, mendadak bergetar oleh dentuman musik bervolume maksimal. Di luar, tetangga kos mungkin mengira itu hanya selebrasi muda-mudi biasa, tanpa tahu suara bising tersebut sengaja diarahkan ke pintu sebagai tirai penutup sebuah siasat maut sekira pukul 02.10 WIB. Di dalam kamar yang gelap gulita, M Tegar Aditama sedang berdiri di atas kasur, mencengkeram baju kerja yang dililitkan kuat-kuat ke leher kekasihnya, Bela Yudela (21). Amarah yang dipicu sepanjang jalan pulang kerja akibat urusan uang renovasi rumah dan hinaan verbal yang merendahkan harga diri ibunya telah mengubah pemuda itu menjadi sosok algojo berdarah dingin.

Selama 15 menit yang mencekam, kamar kos itu jadi saksi bisu pergulatan hidup dan mati. Bela sempat berjuang, kuku-kukunya mencakar wajah Tegar dalam keputusasaan yang sunyi, namun kekuatan fisiknya kalah oleh dekap erat yang membungkam mulut dan hidungnya hingga ia mengembuskan napas terakhir. Ketika tubuh Bela akhirnya melemas dan darah segar mulai mengalir, Tegar tidak lantas panik; dengan dingin ia menyalakan senter ponsel, memandangi jasad kekasihnya, lalu berbisik, "Kenapa mulut ko jahat kayak gitu, kan aku jadi kayak gini." Di bawah temaram cahaya buatan itu, sandiwara pasca-pembunuhan dimulai: wajah korban dibersihkan dengan cairan pembersih muka, rambutnya ditata rapi menutupi luka, keningnya dicium untuk terakhir kali, sebelum akhirnya jasad Bela ditimbun secara berlapis di bawah springbed, karpet bulu pink, dan kasur tipis.

Pelarian Tegar malam itu ditutup dengan langkah kaki yang tenang menembus pekatnya malam, meninggalkan kamar yang terkunci dari luar dengan lilitan kawat hanger baju biru. Aroma kematian dan keadilan menyeruak ke permukaan ketika jasad korban ditemukan beberapa hari kemudian, disusul keluarnya hasil visum 20 Desember 2025 yang mengonfirmasi korban tewas akibat lemas. Kini, sandiwara itu runtuh total; setelah melewati sidang perdana pembacaan dakwaan pada Selasa, 9 Juni 2026 lalu, Tegar kini hanya bisa tertunduk. Fakta kelamny akan dikuliti habis dalam persidangan lanjutan pada 7 Juli 2026 di PN Batam.

#batam
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
  • PIALA DUNIA 2026
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer