Meskipun bukti-bukti di lapangan mengarah pada komplikasi pasca-melahirkan, pihak kepolisian menegaskan hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh JP maupun bayinya. AKP Bayu menyebutkan bahwa penyebab pasti kematian ibu dan anak tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim medis.
“Kami masih menunggu hasil forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian korban dan bayi tersebut,” tambah AKP Bayu.
Saat ini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap kronologi lengkap peristiwa yang menggegerkan warga Batu Aji ini.
Sumber: Tribun Batam













