Dampak dari tumbangnya pohon tersebut membuat jalur utama penghubung Tarempa menuju Tarempa Selatan sempat lumpuh total.
Menerima laporan warga, personel Polsek Siantan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Anambas dan masyarakat setempat langsung melakukan aksi cepat tanggap di lokasi kejadian.
Pukul 14.35 WIB: Sebagian dahan berhasil dipotong, akses jalan mulai dibuka bertahap untuk kendaraan roda dua.
Pukul 14.57 WIB: Bangkai mobil ekspedisi Gran Max berhasil dievakuasi dari titik himpitan pohon.
Pukul 15.30 WIB: Pembersihan sisa material material selesai total dan arus lalu lintas kembali normal.
Kerugian materiil akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp15.000.000, mencakup kerusakan penyok pada atap, kap depan, serta kaca utama yang retak seribu.
Kepolisian mengimbau para pengguna jalan di wilayah Anambas untuk tetap waspada saat melintas di jalur rawan pohon tumbang, terutama saat cuaca tidak menentu.













