NatunaPeristiwaZona Headline

Mimpi Buruk di Pagi Hari, Kakak Beradik Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Natuna

2653
×

Mimpi Buruk di Pagi Hari, Kakak Beradik Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Natuna

Share this article
Petugas Satlantas Polres Natuna melakukan olah TKP kecelakaan di Jembatan Kelanga
Petugas Satlantas Polres Natuna melakukan olah TKP kecelakaan di Jembatan Kelanga. (Foto: ist)
banner 468x60

“Berdasarkan keterangan tenaga medis, dua korban anak dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban dewasa masih dalam perawatan intensif,” ujar AKP Erwan Tony dengan nada prihatin.

Kehilangan dua anak sekaligus dalam satu waktu menjadi pukulan berat bagi masyarakat setempat. Jembatan Kelanga yang biasanya ramai lalu lalang warga kini menjadi saksi bisu dari sebuah tragedi yang tak terbayangkan sebelumnya.

BACA JUGA:  Kasus Pembobolan Toko Emas di Natuna, Pelaku Mendadak 'Amnesia' Saat Rekonstruksi, Ada Hubungan Apa dengan Wanita Penadah?

Tragedi ini menjadi pengingat pahit tentang pentingnya pengawasan orang tua terhadap keselamatan anak di jalan raya. Polisi menekankan bahwa memberikan izin kepada anak di bawah umur untuk mengendarai motor bukan bentuk kasih sayang, melainkan potensi bahaya yang mematikan.

Baca juga: Bukan Halal Bihalal Biasa, Prajurit Yonkomposit 1/Gardapati “Serbu” Puncak Gunung Ranai dengan Aksi Bersih Lingkungan

BACA JUGA:  Pesan Nuklir Harry Truman: Akankah AS Ulangi Sejarah 'Bom Atom' untuk Bungkam Iran?

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami memohon kepada orang tua agar tidak membiarkan anak di bawah umur berkendara. Jangan sampai ada lagi mimpi buruk seperti ini terulang kembali,” tegas AKP Erwan.

Selain faktor usia, kepolisian kembali mengingatkan pentingnya penggunaan helm standar demi melindungi nyawa, sekalipun dalam perjalanan jarak dekat. Hingga saat ini, pihak Satlantas Polres Natuna masih mendalami penyelidikan dengan mengamankan barang bukti dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian.