Selain mengakui kekurangan tersebut, ia juga menekankan akan terus melakukan evaluasi serta berjanji hal ini tidak terulang kembali.
“Rencana awalnya sekadar tes food mengganti nasi dengan kentang, tapi karena hasilnya di luar ekspektasi, justru menimbulkan keluhan. Kedepan, kami akan lebih teliti lagi, tidak boleh ada porsi yang kurang atau tidak sesuai standar,” tutupnya.













