Mereka disebut mengabaikan tahap pembersihan tangki secara menyeluruh, yang mestinya menjadi tanggung jawab utama dalam rangka menjamin keselamatan kerja di area berisiko tinggi seperti tangki bahan bakar kapal.
Ledakan Hebat Saat Pengelasan
Alatas Silaban, salah satu korban selamat yang saat ini dirawat di RS Mutiara Aini, mengisahkan detik-detik menegangkan saat kobaran api tiba-tiba menyambar.
“Kami lagi motong bagian tangki kapal, tiba-tiba api langsung menyambar dan meledak. Banyak orang di dalam saat itu. Kami panik dan langsung lari selamatkan diri,” tutur Alatas dari ruang rawat.
Dugaan sementara, percikan api dari alat kerja memicu uap gas yang masih terperangkap di ruang lambung kapal, menyebabkan ledakan hebat.
Identitas Korban
Korban Tewas:
- Gunawan Sinulingga (46)
- Hermansyah Putra (30)
- Berkat Setiawan Gulo (22)
- Janu Arius Silaban (24)
- Upik Abdul Wahid (32) – sempat dirawat namun akhirnya meninggal dunia
Korban Luka Bakar Serius:
- Amel Rivensky Gembira Nababan (25) – warga Perum Oase, Batuaji
- Benni Silaban (28) – warga Bukit Rindang, Batuaji
- Rekki Harianto Butarbutar (25) – warga Komplek Kwartakarsa Perdana, Lubuk Baja
Pekerja dari Dua Perusahaan Rekanan
Seluruh korban merupakan karyawan dari dua perusahaan kontraktor yang tengah melakukan perbaikan tangki kapal:
- PT Mancar Marine Batam
- Ocean Pulse Solution (OPS)
Kedua perusahaan ini disebut tengah mengerjakan bagian dalam tangki kapal saat kebakaran terjadi.
Pihak kepolisian bersama tim gabungan dari Basarnas, TNI, Dinas Ketenagakerjaan, dan otoritas pelabuhan masih melakukan penyelidikan menyeluruh. Fokus investigasi tertuju pada kelayakan prosedur tank cleaning serta peran pihak manajemen dan pengawas teknis proyek dalam kejadian ini.













