Polemik yang terjadi di tingkat pusat turut berdampak ke daerah, termasuk Kepulauan Riau. Ketua PWI Kepri sebelumnya, Andi Gino, dicopot setelah menghadiri perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar oleh kubu Hendry Ch Bangun di Samarinda. Padahal, menurut aturan organisasi, kepemimpinan Hendry sudah tidak sah.
Sebagai respons terhadap situasi ini, PWI di bawah kepemimpinan Zulmansyah tetap menggelar HPN resmi di Pekanbaru. Untuk memastikan keberlanjutan organisasi di daerah, Zulmansyah pun menunjuk Marganas Nainggolan sebagai Plt Ketua PWI Kepri dengan tugas utama menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov) guna memilih ketua definitif.
Marganas Nainggolan, Wartawan Senior yang Tidak Diragukan Loyalitasnya
Marganas bukanlah sosok sembarangan dalam dunia jurnalistik. Ia merupakan anggota pertama PWI di Batam sejak 1986. Loyalitasnya terhadap organisasi terlihat dari koleksi kartu PWI yang ia tunjukkan saat konferensi pers sebagai bukti kesetiaannya terhadap integritas PWI.
Sebagai penerima anugerah Press Card Number One (PCNO) pada Hari Pers Nasional 2017 di Ambon, Marganas diakui sebagai wartawan berintegritas tinggi yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia jurnalistik. Ia memulai karier jurnalistiknya di Majalah Detektif Romantika pada 1982, sebelum kemudian bergabung dengan Harian Batam Pos.













