Pembangunan jalur tersebut diproyeksi menelan biaya sekitar US$2,2 miliar atau Rp 34,2 triliun (kurs Rp 15.564). Ditarget rampung pada 2026, proyek diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di perlintasan antara kedua negara yang merupakan salah satu penyeberangan darat tersibuk di dunia.
Malaysia-Singapura Kembangkan KEK di Johor













