Merespons tragedi ini, Abdul mengimbau masyarakat dan pengelola kawasan di sekitar TPA, serta wilayah dengan topografi lereng perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi. Fenomena pergerakan tanah menjadi ancaman nyata seiring tingginya intensitas hujan.
“Masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman jika menemukan tanda-tanda awal bencana, seperti: Munculnya retakan tanah di sekitar lereng, curah hujan tinggi yang turun secara terus-menerus dan suara gemuruh dari arah perbukitan atau tumpukan material,” terangnya.
Ia menambahkan, peningkatan mitigasi di tingkat lokal kini menjadi fokus utama agar risiko bencana serupa dapat ditekan seminimal mungkin di masa mendatang.







