Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD turut memaparkan perkembangan pelaksanaan program prioritas Tahun Anggaran 2026. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, misalnya, melaporkan progres pemeliharaan jalan, drainase, serta normalisasi sungai yang terus berlangsung di berbagai wilayah Kota Batam.
Li Claudia juga menyoroti persoalan drainase yang masih dipenuhi sampah. Ia meminta OPD terkait meningkatkan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuang sampah ke saluran drainase karena dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko genangan saat hujan.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam terus membenahi sistem pengelolaan persampahan melalui optimalisasi armada pengangkut, penataan titik pembuangan sampah liar, serta pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) di sejumlah lokasi.
Selain itu, pengembangan ruang terbuka hijau juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Batam. Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan terus melaksanakan pemeliharaan pohon, penataan taman, serta pengembangan ruang hijau di berbagai kawasan sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Li Claudia berharap seluruh program pembangunan tidak hanya selesai sesuai jadwal, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.













