“Kami ingin lingkungan tetap bersih dan pelayanan persampahan semakin baik. Masyarakat juga harus ambil peran menjaga kebersihan,” tegas Li Claudia.
Sebagai pusat ekonomi dan pemukiman terbesar di Batam, Batam Kota tidak bisa lagi mengandalkan mekanisme lama. TPS harus diperbanyak, diperbaiki, dan disesuaikan dengan perkembangan kota.
Langkah blusukan ini menjadi awal dari pemetaan penanganan sampah yang lebih strategis, karena masalah sampah ternyata bukan persoalan sederhana. Butuh lokasi yang tepat, perencanaan matang, dan partisipasi penuh dari warga.
Dengan penataan TPS yang lebih baik, Pemko Batam berharap kualitas lingkungan dapat terjaga, kota tetap nyaman, dan pertumbuhan Batam tak menghasilkan “gunung sampah” baru.













