“Persiapan penerimaan siswa baru ditargetkan selesai akhir Juli. Saat ini kami lakukan perbaikan ringan di asrama dan penataan ruang belajar serta tempat tidur siswa,” jelas Riduan.
Program Sekolah Rakyat ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten. Pemerintah daerah juga aktif dalam proses pembebasan lahan, penyusunan AMDAL, serta pengalokasian anggaran melalui APBD Perubahan.
“Kita berharap pada APBD perubahan ini semua proses sudah selesai. Jadi tahun ini sudah bisa dimulai pembangunan fisiknya, dan dilanjutkan tahun 2026,” jelas Cen Sui Lan.
Akses Pendidikan Gratis di Perbatasan
Cen Sui Lan menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan, melainkan komitmen nyata pemerintah menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak di wilayah perbatasan yang selama ini kurang tersentuh akses pendidikan formal.
“Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada anak-anak perbatasan. Mereka juga berhak atas masa depan yang cerah melalui pendidikan,” tutup Cen.












