“Memang kita belum memiliki dokter bedah kardiovaskuler itu, di kepri ini juga hanya ada 2 , kebanyakan pasen kit amelakukan operasinya di Rumah Sakit Awal Bros Batam, untuk pemasangan selang ditangan,” tambah Dr. Ari.
Selain itu jumlah dokter bedah untuk cimino memang masih sangat terbatas jumlahnya di provinsi Kepulauan Riau, sehingga pasen lebih disarankan untuk melakukan bedah Cimino di luar daerah.
Saat ini kebanyakan pasen hemodialisas masih melakukannya lewat tangan, namun menurut Dokter Ari, kedepan akan diterapkan pelaksanaan cuci darah dengan melalui perut, yakni cuci darah secara mandiri.
Dokter Ari Fajarudi menambahkan, diluar kendala pemasangan selang Av fistula, pihak RSUD selalu berupaya untuk menyediakan perlengkapan pasen cuci darah, seperti jarum ,selang kebutuhan lainnya agar tidak terjadi kendala dalam pelayanan pasen.













