“Dengan aplikasi ini, masyarakat bisa lebih mudah berobat,” ungkapnya di Kota Tanjungpinang.
Tak hanya itu, Ansar juga menyoroti keberhasilan dalam membuka pelayanan bedah jantung terbuka dan operasi neurointervensi, yang sebelumnya hanya tersedia di wilayah Sumatera.
Inovasi ini mendapatkan pujian dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, yang menindaklanjuti dengan alokasi bantuan kesehatan untuk Kepri sebesar Rp 340 miliar di tahun 2025.
“Bantuan ini direncanakan untuk meningkatkan peralatan medis di RSUP RAT dan rumah sakit di seluruh kabupaten/kota di Kepri,” katanya.
Walfen Sitindaon, anggota DPRD Batam dari Fraksi Golkar, mengungkapkan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan merupakan fokus utama Ansar Ahmad dan pasangannya, Nyanyang Haris Pratamura, jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.
“Dukungan kita untuk Ansar-Nyanyang di Pilkada Kepri sangat penting agar keberlanjutan program-program ini dapat terwujud,” tegas Walfen. (*)













