Opini

Jangan Jadikan Kepala Sekolah ATM Berkedok Kontrol Sosial

29
×

Jangan Jadikan Kepala Sekolah ATM Berkedok Kontrol Sosial

Share this article

Oleh: M. A Khafi Anshary, Ketua PWI Batam

banner 468x60

Menjaga Marwah Pers Batam

PWI Batam tidak akan pernah menjadi benteng perlindungan bagi kepala sekolah yang korup. Jika ada bukti penyelewengan dana pendidikan, dorong ke proses hukum. Namun, PWI Batam juga tidak akan tinggal diam melihat profesi mulia ini dijadikan alat pemerasan.

Ketika setiap pertanyaan pers berujung pada transaksi finansial, kita sedang membiarkan lahirnya budaya merusak: Ditanya -> Dituduh -> Takut -> Memberi.

BACA JUGA:  81 Tahun Merdeka, Belum Sepenuhnya Setara: Pendidikan Inklusif Sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur

Jika pola “ATM” ini dibiarkan, korban utamanya bukan hanya kepala sekolah, melainkan runtuhnya kepercayaan publik terhadap institusi pers secara keseluruhan. Masyarakat akan memandang pers tak ubahnya kelompok pendaulat yang mencari keuntungan di balik masalah orang lain.

Pemberantasan korupsi dan penegakan transparansi di dunia pendidikan tidak membutuhkan sosok wartawan yang ditakuti karena ancamannya, melainkan wartawan yang disegani karena integritas dan kebenaran faktanya.

BACA JUGA:  Gak Mau Ada 'Dongeng FIFA' Lagi, Fans Bola Seluruh Dunia Bersatu Dukung Spanyol Tekuk Messi