BatamBatam Punya CeritaZona Headline

‘Kapal’ Legendaris Batam yang Tak Pernah Berlayar, Tapi Pernah Membuat Banyak Orang Oleng

364
×

‘Kapal’ Legendaris Batam yang Tak Pernah Berlayar, Tapi Pernah Membuat Banyak Orang Oleng

Share this article
Pacific Palace. (ist)
banner 468x60

Obrolan nostalgia pun mengalir. Cerita lama, tawa kecil, saling menepuk bahu. Goblin menolak alkohol, memilih minuman isotonik. Waktu berjalan tanpa terasa.

Hingga pintu kembali terbuka.

Pria Berdasi Kupu-Kupu

ilustrasi

Seorang pria masuk. Setelan rapi. Dasi kupu-kupu mencolok. Wajahnya penuh senyum profesional senyum yang sering muncul di dunia hiburan malam.

Di belakangnya, dua perempuan muda melangkah masuk.

BACA JUGA:  Siapkan Pemanah Terbaik, PERPANI Batam Seleksi Atlet Menuju Porprov Kepri VI 2026

“Cantik-cantik,” kata Goblin. Salah satunya, dalam ingatannya, mirip artis sinetron yang dulu sering muncul di televisi. Mungkin berlebihan, mungkin sugesti lampu redup. Tapi wajah itu terpatri jelas di kepalanya.

Pria berdasi kupu-kupu itu bicara cepat. Menawarkan jasa LC. DP Rp500 ribu. Sekadar menemani di dalam room.

Salah satu perempuan itu langsung mendekat ke Goblin. Duduk di sebelahnya. Suaranya lembut.

BACA JUGA:  Sidang MPL I PGIW Kepulauan Riau Tetapkan Program Strategis 2026, Perkuat Pelayanan Oikumenis dan Kepedulian Sosial

“Kamu sama aku aja ya,” katanya.

Goblin mengaku sempat bingung. Ia menoleh ke temannya. Mengira malam itu akan ditraktir. Namun jawabannya justru tawa lepas.

“Emang lu mau bayar?” kata temannya.

Situasi menjadi canggung. Goblin akhirnya jujur. Ia membatalkan. Perempuan itu cemberut ngambek dengan cara yang, kata Goblin, “imut”.

“Aah kamu deh,” ucapnya sambil berdiri.

BACA JUGA:  Tega Rampas HP Anak 6 Tahun di Kawasan Top 100 Sagulung, Dua Pemuda Diringkus Tim URC

Pria berdasi kupu-kupu kembali bicara. Perempuan itu akan turun ke diskotek, tampil sebagai dancer. Nanti, setelah selesai, bisa kembali ke room VIP. Bahkan sempat berkelakar: “Kalau mau dibawa pulang juga boleh.”