BatamBatam Punya CeritaZona Headline

‘Kapal’ Legendaris Batam yang Tak Pernah Berlayar, Tapi Pernah Membuat Banyak Orang Oleng

342
×

‘Kapal’ Legendaris Batam yang Tak Pernah Berlayar, Tapi Pernah Membuat Banyak Orang Oleng

Share this article
Pacific Palace. (ist)
banner 468x60

Obrolan nostalgia pun mengalir. Cerita lama, tawa kecil, saling menepuk bahu. Goblin menolak alkohol, memilih minuman isotonik. Waktu berjalan tanpa terasa.

Hingga pintu kembali terbuka.

Pria Berdasi Kupu-Kupu

ilustrasi

Seorang pria masuk. Setelan rapi. Dasi kupu-kupu mencolok. Wajahnya penuh senyum profesional senyum yang sering muncul di dunia hiburan malam.

Di belakangnya, dua perempuan muda melangkah masuk.

BACA JUGA:  Singkep Siaga Satu! Kasus DBD di Lingga Tembus 72 Kasus, Dinkes Gelar Aksi PSN Serentak

“Cantik-cantik,” kata Goblin. Salah satunya, dalam ingatannya, mirip artis sinetron yang dulu sering muncul di televisi. Mungkin berlebihan, mungkin sugesti lampu redup. Tapi wajah itu terpatri jelas di kepalanya.

Pria berdasi kupu-kupu itu bicara cepat. Menawarkan jasa LC. DP Rp500 ribu. Sekadar menemani di dalam room.

Salah satu perempuan itu langsung mendekat ke Goblin. Duduk di sebelahnya. Suaranya lembut.

BACA JUGA:  Dunia Belum Berubah: Lionel Messi Masih Jadi Monster di Piala Dunia!

“Kamu sama aku aja ya,” katanya.

Goblin mengaku sempat bingung. Ia menoleh ke temannya. Mengira malam itu akan ditraktir. Namun jawabannya justru tawa lepas.

“Emang lu mau bayar?” kata temannya.

Situasi menjadi canggung. Goblin akhirnya jujur. Ia membatalkan. Perempuan itu cemberut ngambek dengan cara yang, kata Goblin, “imut”.

“Aah kamu deh,” ucapnya sambil berdiri.

BACA JUGA:  PWI Pusat Dorong Kemitraan Sehat di Kepri, Dewan Penasihat Usul Pembangunan Gedung Pers

Pria berdasi kupu-kupu kembali bicara. Perempuan itu akan turun ke diskotek, tampil sebagai dancer. Nanti, setelah selesai, bisa kembali ke room VIP. Bahkan sempat berkelakar: “Kalau mau dibawa pulang juga boleh.”