Sementara paslon lain menjawab dengan sangat normatif. Seperti ini masih dalam proses, dan ini adalah bagian kita semua dan kita akan bekerja sama apa yang diharapkan masyarakat Kepri. “Yang belum lengkap kita lengkapi,” terangnya.
Seperti sebelumnya, dalam debat ini, tampak Rudi-Rafiq tampil dan bicara apa adanya berdasar pengalaman yang sudah mereka lakukan memajukan Kota Batam dan Kabupaten Karimun.
Rudi-Rafiq tampak tak banyak mengumbar bahasa asing, dan aneka teoritis, tapi lebih fokus pada penyelesaian masalah dan solusi.
Hal ini tampak saat menjawab sub tema: Potensi Kemaritiman Industri Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Transformasi Teknologi Informasi.
Karena berdasarkan data dan fakta, sehingga penyampaian Rudi-Rafiq tampak straight to the points. Bukan dengan angan-angan, apalagi mengumbar istilah dengan bahasa asing agar tampak intelek.
Sebagaimana diketahui, KPU Kepri menggelar debat calon Gubernur Kepri di Ballroom Radisson Hotel Batam, pasa Sabtu (2/11/2024) pukul 15.00 siang ini, dengan tema: Pembangunan Inklusif yang Berkeadilan.













