Pihak Israel lalu buka suara terkait peristiwa tersebut. Pelaku yang melakukan penodaan agama itu disebut telah diberhentikan dari tugas operasional.
“Langkah-langkah akan diambil sebagaimana mestinya terhadap mereka yang tidak bertindak sesuai dengan nilai-nilai IDF (tentara),” kata juru bicara Angkatan Darat Israel Daniel Hagari.













