Penambahan ini juga didukung oleh jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 51 ribu km dan lebih dari 224 ribu km akses metro fiber optic untuk memperkuat sinyal di lokasi prioritas.
Indosat juga melakukan optimalisasi jaringan di sepuluh jalur kereta, 26 jalan tol yang meliputi Trans Jawa, Trans Kalimantan, dan 28 jalan non-tol seperti Banjarmasin-Martapura dan Merak-Carita. Untuk wilayah Sumatra, Indosat melakukan optimalisasi jaringan diantaranya di jalur tol Bakauheni – Palembang, Bandara Kualanamu – Medan, Bandara Kualanamu – Tebing Tinggi, Medan – Belawan, Palembang – Prabumulih, Pekanbaru – Dumai, Medan – Binjai, Binjai – Tanjung Pura, Pekanbaru – Koto Kampar, dan Medan – Tebing Tinggi – Prapat. Sedangkan untuk jalur non tol di Sumatra, optimalisasi jaringan diimplementasikan diantaranya di jalur Bakauheni – Lampung, Medan – Berastagi, Palembang – Jambi, dan Padang – Bukittinggi. Lebih lanjut, Indosat juga melakukan optimalisasi jaringan di 531 titik dan 64 jalur prioritas seperti destinasi wisata, pusat perbelanjaan, alun-alun, masjid, rest area, bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun.
Kesigapan lebih dari dua ribu petugas teknis Indosat di lapangan serta tim Indosat Ooredoo Hutchison Network Operation Center (INOC) bekerja 24 jam untuk memastikan pelanggan dapat berkomunikasi dengan tenang di manapun dan kapan pun.













