Merespons cepat laporan tersebut, Pos SAR Batam mengerahkan enam personel Rescue menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car Tipe II. Untuk mempercepat proses deteksi di kedalaman laut, tim penyelamat membekali diri dengan alat deteksi bawah air Aquaeye.
Selain Aquaeye, Tim SAR juga menurunkan rubber boat untuk menyisir area sekitar Jembatan 5 hingga ke arah arus laut mengalir. Perlengkapan evakuasi medis darurat juga telah disiagakan di lokasi jika sewaktu-waktu korban berhasil ditemukan.
Operasi pencarian terhadap Nusyirwan melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur. Selain Basarnas, tampak hadir personel dari Ditpolairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, serta Pos TNI AL Galang.
Tak hanya aparat, organisasi amatir radio (ORARI) dan para nelayan setempat juga turun tangan membantu penyisiran di titik-titik yang dianggap rawan. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus berjibaku melawan arus laut yang cukup kencang demi menemukan keberadaan korban.
Pihak berwenang mengimbau kepada warga yang merasa mengenal korban atau memiliki informasi tambahan untuk segera berkoordinasi dengan petugas di lapangan.













