Setelah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Penagi, jenazah langsung diserahkan kepada mobil jenazah Puskesmas Ranai Natuna untuk segera dibawa menuju rumah duka di unit kediaman keluarga.
Operasi SAR Berlanjut: Satu ABK Masih Dinyatakan Hilang
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat, khususnya para nelayan lokal yang bergerak cepat melaporkan temuan ini.
Meski identitas jasad Arip telah terungkap, misi kemanusiaan Tim SAR Gabungan masih belum berakhir. Hingga saat ini, petugas masih menyisakan tugas untuk mencari satu orang ABK lain yang masih hilang.
“Dengan ditemukannya korban atas nama Arip, maka saat ini Tim SAR Gabungan masih menyisakan satu orang ABK yang masih dalam upaya pencarian, yaitu saudara Yoga, 21 tahun,” tegas Abdul Rahman.
Sebelumnya dalam kecelakaan kapal ini, sang nahkoda yang diketahui bernama Wan Zaidan (47) telah lebih dulu berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh unsur SAR Lanal Ranai dan PSDKP.
Untuk mencari keberadaan Yoga, Tim SAR Gabungan kini memperluas radius pencarian. Operasi difokuskan dengan membagi beberapa sektor area pencarian yang diarahkan ke sisi utara, menyesuaikan dengan prediksi simulasi pola pergerakan arus laut di perairan Natuna.













