LinggaLingkunganZona Headline

Hutan Leluhur Digunduli, Warga Desa Pekake Lingga Menjerit: “Tolong Kami, Harus Mengadu ke Siapa Lagi?”

826
×

Hutan Leluhur Digunduli, Warga Desa Pekake Lingga Menjerit: “Tolong Kami, Harus Mengadu ke Siapa Lagi?”

Share this article
Penampakan udara hutan Desa Pekake Lingga yang digunduli untuk perkebunan kelapa sawit.
Kondisi hutan di Desa Pekake, Kabupaten Lingga, yang mulai terbuka dan rata dengan tanah akibat aktivitas pembukaan lahan yang diduga dilakukan perusahaan sawit (1/4/2026).
banner 468x60

KLHK: Mencatat angka deforestasi nasional periode 2022–2023 mencapai sekitar 104 ribu hektare.

Global Forest Watch: Menyebut Indonesia telah kehilangan 9,75 juta hektare tutupan hutan primer sepanjang 2002–2023.

FAO: Menempatkan laju kehilangan hutan Indonesia sebagai salah satu yang tertinggi di kawasan tropis dalam dua dekade terakhir.

Para pakar lingkungan mengingatkan bahwa pembukaan lahan di kawasan kepulauan seperti Kabupaten Lingga memiliki risiko ekologis yang jauh lebih tinggi dibandingkan daratan besar. Pulau-pulau kecil memiliki fungsi strategis namun sangat rentan terhadap perubahan iklim dan kerusakan ekosistem.

BACA JUGA:  PT CSA Akui Gilas Sagu Warga Pekaka, Janjikan Kompensasi Usai Ditekan Pemerintah

Sesuai regulasi lingkungan hidup, wilayah kepulauan dilarang menjadi sasaran deforestasi masif karena dapat merusak ketersediaan air tanah dan memicu bencana ekologis yang mengancam keberlanjutan hidup masyarakat lokal.