Tuty menegaskan bahwa fasilitas BPJS akan tetap dipakai melayani kebutuhan masyarakat Kepri.
“Kerjasama RSBP Batam dengan swasta dan rumah sakit internasional merupakan bentuk komitmen kami untuk meningkatkan seluruh aspek mutu, pelayanan, dan SDM tenaga Kesehatan yang mumpuni seiring dengan peralatan dan fasilitas yang mumpuni,” ucapnya.
Hal tersebut kata Tuty, tidak akan mengurangi layanan RSBP Batam kepada masyarakat menengah ke bawah.
“RSBP Batam akan tetap memberikan layanan BPJS kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan murah dengan fasilitas dan tenaga kesehatan terbaik,” ucapnya.
“Sama halnya dengan bandara dan pelabuhan, kerja sama yang kami lakukan adalah didasari dengan komitmen agar dengan manajemen baru maka pelayanan untuk masyarakat akan jauh semakin baik, dari sisi budaya dan etos kerja, termasuk tata tertib administrasi hingga manajemen rumah sakit yang profesional,” ujarnya.
KEK Kesehatan di Sekupang
Seperti diketahui, pemerintah RI telah menyetujui pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional di Sekupang dan Nongsa Batam yang akan dikelola oleh Mayapada Group, pemilik Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.)











