LinggaZona Headline

HET Hanya Rp4.600/Liter, Mengapa Harga Minyak Tanah di Singkep Melonjak Jadi Rp13 Ribu?

74
×

HET Hanya Rp4.600/Liter, Mengapa Harga Minyak Tanah di Singkep Melonjak Jadi Rp13 Ribu?

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

“Tadi sudah kami lakukan koordinasi, insya Allah besok stok minyak sudah tersedia. Ini karena keterlambatan penjemputan minyak tanah dari Tanjung Uban,” jelas Ardiansyah saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

Pihak Pemkab Lingga memastikan bahwa proses distribusi minyak tanah ke wilayah Singkep akan kembali normal mulai Kamis (25/6/2026) sore. Dengan masuknya pasokan baru, Ardiansyah meminta masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan.

BACA JUGA:  Berkas Masuk Kejaksaan, Kasus Mantan Residivis Bunuh Istri Siri di Lingga Memasuki Babak Baru

Camat Singkep Geram, Ancam Cabut Izin Pengecer Nakal

Mendengar kabar adanya pedagang kios yang menjual minyak tanah dengan harga Rp13.000 per botol ukuran 1,5 liter, Camat Singkep, Agustiar, mengaku sangat geram.

Menurutnya, tidak ada alasan rasional bagi para pengecer untuk menaikkan harga di atas ketentuan yang berlaku demi meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan warga.

BACA JUGA:  Beda Identitas di Kijang dan Dabo: Mengapa Safitri Yana Dikenal Sebagai Diana yang Tertutup?

Agustiar menegaskan bahwa pihak kecamatan akan memperketat pengawasan di lapangan dan tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi praktik-praktik kecurangan.

“Saya pastikan izinnya akan dicabut apabila kedapatan menjual minyak tanah tidak sesuai dengan harga yang telah ditentukan, terlebih jika dengan sengaja melakukan penimbunan yang menyebabkan kelangkaan di tengah masyarakat,” tegas Agustiar kepada Gudangberita.co.id.