Nusantara

Guru SD Bunuh Diri Satu Keluarga, Sempat Jemput Anak Tidur Bersama

466
×

Guru SD Bunuh Diri Satu Keluarga, Sempat Jemput Anak Tidur Bersama

Share this article
Motif guru SD yang bunuh diri satu keluarga di Malang ajak satu anak untuk tidur bersama (Kompas.com/Imron Hakiki)
banner 468x60

“AKE kemudian melanjutkan tidur hingga bangun kesiangan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat.

Menyadari ada yang aneh, AKE menggedor kamar ayahnya namun tak ada jawaban hingga ia berteriak minta tolong ke tetangganya.

“Akhirnya AKE keluar minta tolong ke tetangganya,” tambahnya.

Pihaknya mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP, korban S dan ARE diduga tewas akibat keracunan.

BACA JUGA:  Ketika Brosur Tak Bisa Memadamkan Bara, Catatan Perwira Seskoad dari Rimba Way Kambas

Lantaran tak jauh dari tubuh korban ditemukan obat nyamuk beserta gelas.

Selain obat nyamuk, polisi juga menemukan pisau berukuran sekitar 15 sentimeter di kamar tempat korban tewas.

Diduga pisau yang ditemukan tersebut digunakan W untuk menyayat tangannya.

Sehingga atas temuan itu, polisi menduga tewasnya korban akibat bunuh diri.

“Jadi dugaan sementara ketiga korban ini tewas akibat bunuh diri,” tambahnya

BACA JUGA:  Meninggal saat Isi Ceramah Tentang Kematian, Ustaz Ahmad Firdaus Dikenal Sosok Merakyat dan Suka Ngopi Bareng